Modernisme muncul pada tahun 1910. Modernisasi terbentuk karena urbansasi dan industrialisasi. Modernisme indentik dengan mesin, hal ini bertentangan dengan seni handmade. Modernisme membentuk kekuatan manusia dengan teknologi dll. Perubahan yang signifikan terjadi saat modernisme diaplikasikan ke kehidupan sehari-hari telepon dll.
Salah satu perkembangan dari modernisasi adalah munculnya Bauhaus pada tahun 1919-1933. Bauhaus adalah sekolas seni dan desain Jerman yang didirikan oleh Walter Gropius dan Ludwig Mies van der Rohe dan meliputi bidang seni, arsitektur, desain, dan kriya. Gaya Bauhaus lebih mementingkan fungsi daripada hiasan, sesuai dengan konsep Gropius “forms follow functions”.
Bauhaus adalah gabungan sekolah seni Grand Ducal Saxon School of Art and Crafts dan Grand Ducal Saxon Academy of Fine Arts. Awalnya Bauhasu berlokasi di Weimar, kemudian berpindah ke Dessau, dan akhirnya Berlin. Bauhaus tutup tidak lama setelah dipindahkan ke Berlin oleh Nazi pada tahun 1933, karena dianggap sebagai komunis
Modernisme dalam perkembangannya banyak menuai pro dan kontro. Berikut ini ulasan singkat mengenai dampak modernisme
Positif :
-kemajuan dalam bidang transportasi dan elektronik : adanya kendaraan bermotor, AC, TV, radio
-kemudahan dalam berkomunikasi : HP, social network
-kemudahan dalam mencari informasi : internet
-majunya pembangunan : membuka lapangan pekerjaan
Negatif :
-polusi udara : asap-asap dari kendaraan bermotor
-global warming: penggunaan AC yang terus menerus dan asap kendaraan menyebabkan lapisan ozon smakin menipis
-sibuk dengan dunia sendiri : dengan adanya HP dan blackberry, orang-orang sibuk bermain dengan alat tersebut dan tidak memperhatikan keadaan sekelilingnya
-konsumtif : banyaknya barang-barang yang diciptakan menarik konsumen untuk terus membeli
-individualistik : kemajuan teknologi yang memudahkan dalam menjalankan aktivitas sehari-hari membuat orang tidak memerlukan orang lain di sekitarnya
-perngrusakan alam : pembangunan besar-besaran dan tidak memperdulikan dampaknya bagi alam. Contoh : hutan, laut, dll
-ledakan penduduk : majunya pembangunan membuat masyarakat desa berbondong-bondong mencoba peruntungan di kota besar
-kriminalitas : tuntutan hidup yang smakin mahal membuat orang melegalkan segala cara untuk bertahan hidup
Banyak karya-karya seni masa kini yang mengadaptasi aliran modernisme ini. Di antaranya adalah dalam arsitektur dan desain interior. Saat ini arsitektur dan interior minimalis merupakan adaptasi dari modernisme, karena konsepnya sederhana dan cocok untuk gaya hidup masyarakat kota yang sibuk. Didominasi garis-garis dan warna yang cenderung tidak ‘meriah’, memberikan kesan elegan tersendiri. Demikian pula aplikasi modernisme di bidang lain, misalnya teknologi, otomotif, fashion, dan lain sebagainya.
Pada saat orang-orang umum ditanya, “apakah post-modernism ?”, banyak yang tak mengerti apa maksud sebenarnya. Filosofer Bruce Allis Benson mengatakan betapa susahnya memberikan definisi yang jelas akan post-modernism karena banyak yang memiliki opini tersendiri. Menurut editor kultural majalah World Gene Edward Veith, Jr post-modernism adalah apa yang kita alami setelah modernism berakhir. Dan filosofer Angus Menuge mengatakan bahwa post-modernism adalah sebuah dunia yang kita asosiasikan dengan bangkitnya dunia sains modern. Masyarakat percaya akan kemajuan, peran manusia atau sebuah ide bahwa sebuah alasan dapat memberikan kita jawaban akan penyembuhan terhadap segala macam penyakit, sampai dapat membuat kita menaruh keyakinan kita akan Tuhan pada urutan kedua. Tetapi sekarang di abad 21 ini, pendapat-pendapat tersebut sudah ketinggalan jaman. Angus berkata jika modernism di gambarkan seperti saat dimana manusia membangun menara Babel untuk sampai ke langit dan menggantikan Tuhan, maka post-modernism menggambarkan menara Babel yang ada saat orang tidak lagi memiliki kemampuan untuk berkomunikasi karena tidak ada bahasa yang umum ataupun penempatan diri di awal. Para ilmuwan mengatakan bahwa post-modernism adalah tingkah manusia terhadap klaim akan kebenaran, terlebih tingkah mencurigai terhadap klaim yang sebenarnya bertujuan untuk mengontrol masyarakat. Kuota dari seorang filosofer asal Perancis Jean Francois Lyotard juga setuju akan definisi tersebut, dengan menyebutnya “Incredulity toward metanarratives”. Metannaratives sendiri dalam bahasa Perancis berarti berita besar, contohnya seperti berita besar saat kita dapat mengetahui kebenaran karena suatu alasan, atau saat kita mengatakan bahwa kita memiliki pengobatan modern yang dapat menyembuhkan segala macam penyakit. Profesor komunikasi Bill Romanowski mengatakan bahwa kebanyakan orang mendefinisikan post-modernism sebagai naratif seseorang yang ditolak. Menurutnya post-modernism masih terbuka akan definisi-definisi lain karena belum tentu bahwa post-modernism adalah sebuah era ato transisi dari 1 era ke era berikutnya. Tentunya sampai sekarang belum ada orang yang benar-benar bisa menyatakan bahwa dirinya adalah seorang ahli dalam era post-modernism, sebab kita tidak dapat menentukan adanya kebenaran yang objektif.